Nama Desa Ciptamargi diambil dari perpaduan kata Cipta yang berarti menciptakan atau membangun, serta Margi yang berarti jalan atau jalur. Secara utuh, nama ini merupakan untaian doa dan harapan dari para leluhur agar tanah ini selalu menjadi pembuka jalan menuju kemajuan, keharmonisan, dan kesejahteraan bagi setiap masyarakat yang hidup di atasnya.
Sebelum tahun 2005, wilayah yang kini menjadi Kecamatan Cilebar (termasuk Desa Ciptamargi) berada di bawah naungan tiga kecamatan induk yang berbeda, yaitu Kecamatan Pedes, Kecamatan Rawamerta, dan Kecamatan Tempuran. Seiring berjalannya waktu dan kebutuhan pemerataan pelayanan pemerintahan bagi masyarakat di kawasan pesisir yang cukup jauh dari pusat kecamatan induknya, pemerintah Kabupaten Karawang kemudian memutuskan untuk melakukan pemekaran wilayah.
Titik penting dalam sejarah administratif Ciptamargi terjadi pada tahun 2005, ketika Kecamatan Cilebar resmi dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2005. Kecamatan baru ini merupakan hasil penggabungan sejumlah desa dari tiga kecamatan sebelumnya, dengan pusat pemerintahan kecamatan ditempatkan di Desa Kertamukti. Sejak saat itu, Ciptamargi resmi berstatus sebagai salah satu desa definitif di bawah Kecamatan Cilebar, bersama sembilan desa lainnya: Kertamukti, Rawasari, Cikande, Kosambibatu, Pusakajaya Selatan, Pusakajaya Utara, Tanjungsari, Mekarpohaci, dan Sukaratu.
Hingga saat ini, Desa Ciptamargi terus berkembang sebagai desa agraris dengan mayoritas penduduk yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian, sejalan dengan karakter geografis Kecamatan Cilebar yang didominasi lahan sawah dan berbatasan langsung dengan garis pantai utara Jawa Barat.
Mewujudkan desa ciptamargi yang aman, nyaman, beriman dan berakhlakul karimah .
Meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penguatan kelompok tani dan akses teknologi pertanian
Mengembangkan infrastruktur desa yang merata dan berkualitas (jalan usaha tani, irigasi, dll)
Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif
Meningkatkan kualitas SDM masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi
Melestarikan nilai-nilai gotong royong dan kearifan lokal dalam pembangunan desa
Mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal desa
Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Desa Ciptamargi. Dengan didukung lahan persawahan yang subur dan sistem irigasi yang memadai, mayoritas masyarakat desa menggantungkan mata pencaharian pada budidaya tanaman padi. Hasil panen padi di desa ini turut berkontribusi terhadap ketahanan pangan wilayah Kecamatan Cilebar dan Kabupaten Karawang secara umum.